Sunday, 17 July 2016

Moleknya Pantai Wonosari, Gunung Kidul, D.I Yogyakarta

Punya banyak teman itu anugerah. Apalagi kalau tersebar di banyak tempat. Contohnya saya yang beberapa bulan lalu ke Jogja dapet penginapan sama transport gratis. Pakai motor pula yang gampang kemana-mana. Sponsornya adalah Dek Nisah yang paling aku senengin intonasi dia kalau bicara, padahal hobinya ngejek dan bully aku yang sering dia katain tua, tapi suaranya haluuuus banget. Ngga kaya anak Aceh ini yang kalau bicara cepet-cepet-cepet dan bising. Dari bulan January masih di Pare anak ini pengen banget ke pantai, diulang-ulang terus kaya iklan. Ini anak tipikal introvert, kalo aku suka kulineran dan keramaian, dia sukanya nyepi, ke pantai ke gunung, atau tidur.
Pas dianya udah balik ke Jogja, sering saya tanyain udah apa belum ke pantainya, ternyata belum kesampaian. Duh, kesian kan? Akhirnya saya putuskan untuk berangkat ke Jogja (lagi) dengan alasan nemenin dese ke pantai. Padahal lagi bosan dan butuh teman curhat sih :p Kosan Nisa ada di daerah Kasihan. Tapi dia mau ngajak jalan-jalan ke luar kota, ke Wonosari Kabupaten Gunung Kidul.
Pagi-pagi dengan sepeda motor berangkat bertiga dengan Nadya, temen sekosannya. Modalnya Cuma pake Google Map, tapi sebenarnya juga ngga repot-repot amat karna belasan KM Cuma jalan lurus dari Jogja. Begitu udah masuk perbukitan yang jalannya naik turun, ban motor Nadya bocor. Duh! Mungkin untuk di jalan di tambah dengan di bengkel waktunya lebih dan kurang dua jam.

Saturday, 4 June 2016

How To Wear Overall Dress

Teman-teman suka ngga sih pakai overall atau baju kodok? Entah itu yang dress atau model celana? Kalau saya termasuk seneng sama dua-duanya. Kece dan imut sih ya walaupun kadang suka ada yang bilangin kalau jenis pakaian ini terlihat kekanak-kanakan. Saya punya beberapa overall yang model celana, tapi jarang dipake karna kebanyakan ngepas banget di badan. Belakangan lagi seneng-senengnya dengan overall dress. 
Ada beberapa rules yang bisa diterapin kalau mau pakai overall:
  1. Tambahkan layer atau outer biar ngga kelihatan terlalu polos atau kalau pakaiannya terlalu ngepas di badan
  2. Carilah padanan yang warnanya beda dengan overall yang dipakai.

Tuesday, 17 May 2016

Knitted Long Cardigan - House of Sampoerna

Ini adalah outfit saya waktu ngehadirin salah satu seminar public speaking di Surabaya. Berhubung dari Acehnya ngga banyak bawa pakaian yang formal, jadilah knitted long cardigan ini yang dipilih. Karena bahan rajut bisa dibawa casual dan formal sekaligus.
Saya yakin sekali kalau cardigan atau jenis outer lainnya pasti dimiliki oleh hampir semua wanita. Karena praktis dan banyak manfaatnya. Untuk saya pribadi, cardigan sering jadi penyelamat kalo pakaian yang dipake lumayan ngepas. Atau waktu outfit yang dipake keliatan terlalu polos. Kalau bepergian dan ngga mau bawaan banyak, jangan lupa masukin cardigan karena gampang di mix & match. Lagi buru-buru atau males nyari baju juga gampang, pake piyama atau kaos rumahan tinggal ditutupin aja, ngga repot.

Monday, 9 May 2016

Hello, Trans Koetaradja!

Transportasi yang layak, aman dan nyaman adalah impian semua manusia di muka bumi ini. Siapa sih yang betah dengan macet dan padatnya jalanan? Kota Banda Aceh juga tidak terlepas dari keramaian. 2007 saya pertama sekali hijrah ke kota ini, belum seramai sekarang, yah walaupun belum semacet Jakarta atau kota besar lainnya. Hampir setiap orang dewasa punya motor sendiri, bahkan anak sekolah. Kalau mahasiswa jangan ditanya lagi, bisa saya hitung jari teman-teman yang ke kampus naik angkutan umum.

Orang-orang memilih naik kendaraan pribadi karena lebih efektif dan efisien. Butuh ongkos Rp 5000 untuk sekali naik labi-labi (angkot). becak juga luar biasa bayarnya, jarang di bawah 20ribu, Dengan uang segitu udah bisa ngisi bensin motor full-tank, begitulah selalu komentar orang-orang yang enggan menggunakan transportasi umum. Banda Aceh juga ngga punya Taxi yang sebenar-benarnya taxi. Ngga heran sih, betapa mudahnya kredit sepeda motor dengan biaya yang affordable.

Thursday, 5 May 2016

Pare, Kampung Para Pemimpi

Sudah sebulan saya kembali ke Aceh dari Kampung Inggris. Banyak sekali tanggapan dan pertanyaan tentang improve atau tidaknya kemampuan bahasa Inggris saya. Beberapa hari yang lalu ada teman yang BBM. Dia mau belajar TOEFL dan meminta rekomendasi. Jawaban saya klise sih. Mau di mana aja kita, kalau niatnya bagus, usahanya ada pasti hasilnya bagus. Karena Kampung Inggris itu bukan desa ajaib yang bakal kasih kamu mantra sampai mahir. Kelebihan Kampung Inggris adalah banyaknya tempat les yang bisa kamu pilih skill apa yang mau ditingkatin. Semisal restoran yang menunya komplit. Itulah Pare. Nah, ada banyak juga kemewahan lain yang akan didapat di sana yang bakal distraksi tujuan awal, Seminggu pertama di sana diajakin ke Kawan Ijen. Oh Tuhaaaaaaaaaaan siapa sih yang ngga mau lihat blue fire yang Cuma ada dua tempat di dunia ini? Saya tolak dengan tidak berat hati J Masih seminggu ciiiiint, semangat belajarnya masih gede xD
OTW kelas pagi di Daffodils, Alfalfa Camp 1 Jalan Glagah 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...